Cara Impor Ribuan Kontak dari Excel/CSV untuk SMS Massal dalam Hitungan Detik

Tim Redaksi BroadcastSMS3 menit baca

Format kolom yang benar, tiga mode import, dan cara memakai phonebook berulang — panduan lengkap mengimpor database kontak Excel/CSV ke campaign SMS massal Anda.

Cara Impor Ribuan Kontak dari Excel/CSV untuk SMS Massal dalam Hitungan Detik

Database kontak bisnis biasanya hidup di Excel atau Google Sheets. Kabar baiknya: Anda tidak perlu mengetik ulang satu per satu — ribuan nomor bisa masuk ke campaign SMS massal dalam hitungan detik lewat import CSV.

Format CSV yang Benar

Struktur minimalnya sederhana. Baris pertama adalah header, baris berikutnya data per kontak:

msisdn,nama,kota
6281234567890,Budi,Surabaya
6281298765432,Sari,Bandung
6281377788899,Andi,Makassar

Aturan pentingnya:

  1. Kolom msisdn wajib — itu nomor tujuan. Gunakan format 62 + nomor tanpa spasi atau karakter lain.
  2. Kolom tambahan otomatis jadi variabel personalisasinama, kota, atau apa pun kolom Anda, bisa dipanggil di template sebagai {nama}, {kota}. Semakin banyak variabel, semakin personal pesannya.
  3. Nomor ganda tidak masalah — import bersifat upsert: nomor yang sama diperbarui datanya, bukan diduplikasi.

Tiga Mode Import Sesuai Tujuan

BroadcastSMS menyediakan tiga mode saat mengunggah CSV:

  • Kampanye SMS — kontak langsung masuk antrean campaign. Boleh pesan per-baris atau satu template + spintax untuk semua.
  • Database Kontak — simpan ke phonebook yang bisa dipakai ulang. Campaign berikutnya tinggal pilih "Database Kontak" sebagai sumber, tanpa import ulang.
  • Blacklist — daftar nomor yang harus selalu ditolak pengirimannya (misal hasil permintaan STOP).

Praktik terbaiknya: import pertama kali ke Database Kontak, lalu setiap campaign tinggal memilih database sebagai sumber — Anda juga bisa memfilter kontak sebelum kirim.

Simpan ke Google Sheets Juga Bisa

Jika databasenya di Google Sheets: File → Download → Comma Separated Values (.csv) — hasilnya langsung siap diunggah. Untuk alur tanpa download sama sekali, Google Sheets juga bisa memanggil API langsung lewat Apps Script; contoh kodenya ada di artikel kirim SMS massal dari Google Sheets.

Setelah Import: Bersihkan Data Anda

Kualitas campaign ditentukan sebelum tombol kirim ditekan:

  • Buang nomor tidak valid — hasil import menampilkan diterima/ditolak beserta alasannya; perbaiki yang ditolak (biasanya format tanpa prefix 62).
  • Hapus duplikat lama — meski system menduplikasi per campaign, daftar yang bersih memudahkan analitik.
  • Segmentasi lewat variabel — kolom kota atau member_sejak bisa jadi dasar segmentasi: pesan berbeda untuk pelanggan Jakarta vs luar Jawa.

Pantau Hasilnya per Kontak

Setelah campaign jalan, progres bisa dipantau real-time per kontak: terkirim, gagal, antre, atau ditolak — lengkap dengan status klik jika pesan memuat short link. Hasil campaign bisa di-export CSV untuk analisis lebih lanjut di Excel Anda kembali.

Penutup

Excel bukan penghalang — ia justru titik awal alur yang mulus: CSV masuk, phonebook terbangun, campaign berulang tanpa import ulang. Lihat fitur lengkap platform atau langsung coba dari halaman harga.

Baca Juga